Pages

Cara Kerja Printer jenis Dot Matrix, Ink Jet, Laser dan cara kerja LCD & CRT

Cara kerja Dot Matrix, Ink Jet dan Laser.
printer dot matrix
-          Dot Matrix : jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
Cara kerja :
Dot Matrix mengacu pada cara printer menciptakan karakter atau gambaran di atas kertas. Ini dilaksanakan oleh beberapa jarum/pin kecil, yang dibariskan dalam suatu kolom, membentur suatu pita tinta memposisikan antara pin dan kertas, menciptakan titik pada kertas itu. Karakter disusun atas pola itik dengan menggerakkan printhead secara menyamping ke seberang halaman dalam kenaikan yang sangat kecil.
Pin/jarum, terdapat di printhead tersebut, dengan panjang sekitar satu inci dan dikemudikan oleh beberapa pendorong memaksa masing-masing pin menitik/menjepit pita tinta dan menutupi kertas pada suatu waktu tertentu. Kekuatan pada pendorong ini datang dari tarikan yang magnetis dari gelang kawat kecil ( solenoid ) yang diberi tenaga pada situasi tertentu, tergantung pada karakter yang akan dicetak. Pemilihan waktu isyarat mengirim kepada solenoid
diprogramkan ke dalam printer untuk masing-masing karakter, dan menterjemahkan dari informasi yang dikirim oleh computer karakter yang mana untuk dicetak.
-          Ink Jet :
      cetak Inkjet memiliki dua manfaat utama dari printer laser:
lebih rendah biaya dan kemampuan printer warna-cetak. Tapi sementara printer inkjet adalah harga yang jauh lebih sedikit dari printer laser, mereka sebenarnya lebih mahal untuk menggunakan dan memelihara. Cartridges perlu diubah lebih sering dan dilapisi kertas khusus yang dibutuhkan untuk menghasilkan output berkualitas tinggi sangat mahal. Pada biaya per tingkat halaman, biaya cetak inkjet sekitar 10 kali lebih banyak dari pencetakan laser.
Cara kerja :
Inkjet mencetak seperti pencetakan laser. Tinta dipancarkan dari nozel sementara mereka melewati media. Operasi dari sebuah printer inkjet mudah untuk memvisualisasikan: tinta cair dalam berbagai warna yang disemprotkan ke atas kertas dan media lainnya, seperti film plastik dan kanvas, untuk membangun citra. Sebuah print head scan halaman dalam strip horisontal,  menggunakan perakitan motor printer bergerak dari kiri ke kanan dan kembali lagi, sementara kertas yang digulung dalam langkah-langkah vertikal, lagi oleh printer A strip (atau baris) gambar dicetak, maka kertas bergerak, siap untuk strip berikutnya. Untuk mempercepat, kepala cetak tidak mencetak satu baris piksel dalam setiap pass, tetapi deretan vertikal piksel pada suatu waktu.
-           Laser : Secara umum cara kerja printer laser warna adalah menggunakan prinsip rekaman electrophotographic untuk membentuk gambar penuh warna di atas media cetak. Sistem terdiri dari sebuah Drum dan sebuah developing unit untuk masing-masing warna (cyan, magenta, yellow dan black / CMYK) dan menempatkan gambar toner dari masing-masing warna ke atas media cetak dengan perantara sebuah transfer belt untuk menghasilkan hasil cetak penuh warna.

Cara kerja monitor LCD dan CRT
-          LCD (Liquid Crystal Display)
monitor LCD
Cara kerja monitor ini adalah dengan pemberian stimulasi arus listrik dari luar kepada liquid crystal (materi biphenyl), sehingga akan mengubah properti dari cahaya yang dilewatkan crystal.
Monitor TFT LCD
Teknologi TFT LCD berupa liquid crystal yang diisikan di antara dua pelat gelas, yaitu colour filter glass dan TFT glass. Colour filter glass mempunyai filter warna yang bertugas memancarkan warna, sedangkan TFT glass mempunyai Thin Film transistor sebanyak pixel yang ditampilkan. Liquid crystal bergerak sesuai dengan perbedaan voltase antara colour filter glass dengan TFT glass. Jumlah cahaya yang dipasok oleh Back Light ditentukan oleh jumlah pergerakan liquid crystal yang pada gilirannya akan membentuk warna.
monitor CRT
-          CRT (Cathode Ray Tube­­)
Dalam tabung sinar katoda, electron – electron secara hati–hati diarahakn menjadi pancaran, dan pancaran ini didefleksi oleh medan magnetic untuk menscan permukaan diujung pandan
(anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi atau rate
earth). Ketika electron menyentuh material pada layar ini, maka electron akan menyebabkan
timbulnya cahaya.

Perbedaan LCD & CRT :
1.       Ukuran LCD lebih ramping dan ringan, sedangkan CRT lebih besar kerena menggunakan ruang untuk tabung.
2.       Warna yang dihasilkan pada LCD mencapai ratusan-ribuan jenis, bahkan saat ini tak terhingga. Sedangkan warna yang dihasilkan CRT hanya mencapai jutaan warna.
3.       Resolusi LCD memiliki resolusi native yaitu resulusi yang mempunyai tampilan gambar paling jelas. Resolusi CRT dapat menampilkan berbagai macam resulusi.
4.       Kecerahan/brightness LCD dinyatakan dalam satuan “nits” yaitu berkisar 70-250 nits, semakin tinggi “nits” semakin cerah tapilan gambar, sedangkan CRT tidak begitu cerah.
5.       LCD mempunyai sudut penglihatan yang lebih kecil, sehingga warna yang muncul bisa berubah jika dilihat dari samping/bahkan tak terlihat, sedangkan CRT dapat dilihat dari sudut pandang manapun.
6.       Pemakaian daya LCD kecil, kerena tidak memerlukan emisi radiasi yang berbahaya, daya LCD sekitar 30-40watt, sedangkan pemakaian daya CRT sangat besar.
7.       Harga LCD mahal. Harga CRT lebih murah.

0 komentar:

Poskan Komentar